Gowa || Daftar Hitam News.Id — Kegiatan operasi satlantas polres gowa bersama Bappenda kabupaten gowa pada Kamis 3 Oktober 2024,terjadi insiden yang mengundang masyarakat sekitar dan para awak media yang juga pada hari itu sedang meliput kegiatan operasi gabungan yang dilakukan oleh satlantas polres gowa.
Masyarakat yang menyaksikan operasi gabungan tersebut langsung mengerumuni lokasi kejadian insiden terjadi nya berdebatan di lokasi jalan Tun Abdul Razak kabupaten gowa.
Insiden perdebatan terjadi yang mana anggota satlantas polres gowa memberhentikan salah satu pengendara yang mana di ketahui kendaraan tersebut menggunakan “PLAT GANTUNG” dan satlantas memberikan tindakan tegas dengan menerbitkan surat tilang kepada pengendara tersebut.
Pengendara yang merasa tidak Terima dengan langkah tegas yang diambil oleh petugas satlantas polres gowa ini, Pengendara ini yang diketahui salah satu calon wakil Bupati Bone, Melontarkan kata-kata yang menyinggung petugas dengan kata-kata.
“SESSAMI ITU BAPAKA DIBELAKANG” ucapan itu membuat Brigadir Husni yang melakukan penilangan itu tersinggung dan terjadilah perdebatan sengit antara Brigadir Husni dan Andi Irwandi calon wakil bupati Bone ini.
Pada saat Hendak dilakukan penilangan Calon Wakil Bupati Bone sempat berkelit dengan menyebutkan nama nya sebagai “AKBAR” yang mana diketahui pengendara ini adalah Andi Irwandi.
Kanit Turjawali Ipda Hamzal. SH, saat di konfirmasi melalui telpon Whatsapp, membenarkan atas insiden tersebut dan mengatakan kami” Setiap pengendara yang melakukan pelanggaran aturan lalu lintas baik masyarakat biasa maupun pejabat kami akan tindak tegas tanpa tebang pilih, apalagi pengendara tersebut melakukan pelanggaran penggunaan Plat Gantung yang pelanggaran nya jelas diatur dalam undang-undang. “Jelas Amzal pada Media ini.
Insiden perdebatan Brigadir Husni dengan Calon Wakil Bupati Bone ini menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat dan banyak yang mengapresiasi tindakan tegas yang dilakukan oleh anggota satlantas polres gowa ini.
” MANTAP, Begitu dong seharusnya langkah tegas yang diambil oleh polisi yang melakukan kegiatan Sweeping, jangan ragu-ragu GASSKAN biar siapa dia, apalagi baru calon wakil bupati, belum terpilih, bagaimana klo sudah terpilih jadi pemimpin”. Ujar masayarakat ini.
Lp: Galang
