Makassar || Daftar Hitam News.Id — Situasi Kota Makassar malam ini mencekam. Aksi solidaritas atas tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan, yang sebelumnya berlangsung damai, berubah menjadi amukan massa. Kantor DPRD Kota Makassar di Jalan AP Pettarani dibobol, dirusak, dan dilalap api.
Dalam sejumlah video viral yang diterima redaksi Daftar Hitam News.Id, terlihat kobaran api besar membakar kendaraan dinas dan motor yang terparkir di halaman DPRD. Asap pekat membumbung tinggi, disertai teriakan massa yang menolak mundur.
Sekitar pukul 21.15–21.40 WITA, massa berhasil menjebol pagar gedung DPRD.
Motor dan mobil milik pegawai yang berada di halaman dibakar. Data sementara menyebutkan 6 motor (versi Liputan6) hingga 10 motor dan 3 mobil (versi IDN Times) hangus terbakar.
Massa juga menyerang dan membakar pos Polantas di kawasan AP Pettarani Sultan Alauddin, serta menutup akses jalan hingga menyebabkan kemacetan parah.
Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, tak terlihat aparat kepolisian melakukan pengamanan ataupun upaya pencegahan di lokasi kejadian. Situasi tersebut memicu spekulasi publik mengenai lemahnya koordinasi aparat dalam menghadapi gelombang kemarahan rakyat.
Aksi ini merupakan lanjutan dari gelombang demonstrasi nasional buntut tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta saat aksi menolak kebijakan DPR. Tragedi tersebut memicu kemarahan publik luas, dari ibu kota hingga ke daerah-daerah, termasuk Makassar.
Tak hanya di Makassar, kerusuhan serupa juga terjadi di sejumlah kota besar: Surabaya, Bandung, dan Jakarta, dengan pola aksi yang sama – pembakaran, perusakan, dan blokade jalan.
Seruan “Keadilan untuk Affan!” bergema di tengah kobaran api. Massa menyebut tragedi ini sebagai simbol matinya keadilan hukum di negeri ini. DPR dan aparat keamanan dianggap gagal menjaga amanah rakyat.
Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau luka, namun kerugian material akibat pembakaran dipastikan bernilai besar.
Peristiwa pembakaran Kantor DPRD Makassar malam ini mempertegas bahwa kemarahan rakyat sudah sampai di titik didih. Tragedi Affan Kurniawan telah menjelma menjadi api perlawanan yang menyebar ke berbagai daerah.
Daftar Hitam News.Id akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menagih tanggung jawab penuh dari pihak kepolisian serta pemerintah pusat atas situasi darurat ini.
Lp: Galang