Jumat, Januari 2, 2026

Dari Loper Koran ke Bursa Ketua PWI Gowa, Abdul Kadir Siap Dorong Pembaruan Organisasi

Gowa || Daftar Hitam News.Id — Abdul Kadir, yang akrab disapa Dul, menyatakan kesiapan maju dalam bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gowa periode 2025–2028. Langkah ini menandai babak baru perjalanan panjangnya di dunia jurnalistik sebuah perjalanan yang dimulai dari profesi loper koran hingga menjadi figur sentral dalam kebangkitan organisasi pers di Gowa.

Nama Abdul Kadir bukan sosok asing di tubuh PWI Gowa. Sejak 2021, ia aktif merangkul wartawan lintas media untuk menghidupkan kembali PWI Gowa yang sempat “dibekukan” hampir 15 tahun oleh PWI Sulsel. Upaya tersebut berbuah hasil dengan terbentuknya kepengurusan definitif yang kemudian dilantik untuk periode 2022–2025, di mana Dul dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris.

Selama menjabat, ia dikenal disiplin dalam pengelolaan administrasi, kuat dalam koordinasi internal, serta konsisten menjadi penggerak kegiatan organisasi. Pengalaman memimpin sekretariat selama tiga tahun ini menjadi bekal utama saat ia mantap maju sebagai calon Ketua.

Karier jurnalistik Dul sendiri dimulai pada 2011 sebagai loper Harian Ujungpandang Ekspres. Dari profesi sederhana itu, kecintaannya pada dunia pers tumbuh. Ia aktif mengikuti berbagai pelatihan jurnalistik baik yang diselenggarakan organisasi pers maupun perusahaan media hingga mengasah kemampuan menulis dan peliputan.

Perjalanannya berlanjut dengan bergabung di sejumlah media cetak dan daring, antara lain Majalah Tribrata, Harian Rakyat Sulsel, Kabarnews, Kabarmakassar, rakyatsulsel.fajar.co.id, hingga kini menjabat sebagai Redaktur gowa.inews.id.

Dalam aspek kompetensi, Abdul Kadir telah mengikuti dua kali Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) yang difasilitasi Dewan Pers dan tercatat sebagai wartawan kompeten tingkat Madya sejak 2023. Di luar dunia jurnalistik, ia juga terus meningkatkan kapasitas akademik dengan menempuh pendidikan S1 Hukum di Universitas Sawerigading Makassar.

Dul menegaskan, pencalonannya sebagai Ketua PWI Gowa berangkat dari dorongan dan kepercayaan anggota. Namun, yang terpenting baginya adalah komitmen membangun organisasi yang profesional, inklusif, dan progresif.

“PWI Gowa harus menjadi rumah besar bagi wartawan. Fokus saya penguatan kompetensi, pembinaan anggota, dan transparansi organisasi. Kita harus tumbuh sebagai organisasi yang solid dan dihormati,” ujarnya.

Dukungan pun mengalir dari berbagai kalangan. Mahyudin, wartawan senior Pedoman Rakyat, menilai kebangkitan PWI Gowa tak lepas dari kerja keras Abdul Kadir.

“Seharusnya dia yang jadi Ketua. PWI kembali hadir di Gowa karena kemampuannya merangkul wartawan dari berbagai karakter. Saya berharap periode ini dia terpilih agar membawa pembaruan,” kata Mahyudin.

Hal senada disampaikan Kepala Sekretariat PWI Gowa, Akbar. Menurutnya, Abdul Kadir memiliki rekam jejak kuat dan memahami organisasi dari akar hingga pucuk.

“Banyak kegiatan berjalan lancar karena kerja kerasnya saat menjabat sekretaris. Saya yakin PWI Gowa akan jauh lebih berkembang jika dipimpin beliau,” tegas Akbar.

Dukungan eksternal juga datang dari Ketua KNPI Gowa, Alumnus Zainuddin, yang menilai Dul sebagai figur komunikatif, berintegritas, dan memiliki jejaring lintas komunitas.

“Dunia pers butuh pemimpin yang mampu merangkul semua elemen. Abdul Kadir punya kapasitas itu tegas dan profesional,” ujarnya.

Dengan pengalaman sebagai jurnalis lapangan, editor, serta motor penggerak organisasi, Abdul Kadir kini menjadi salah satu kandidat terkuat dalam bursa pemilihan Ketua PWI Gowa periode 2025 -2028. Perjalanannya dari loper koran hingga kandidat pemimpin organisasi pers mencerminkan dedikasi panjang dan konsistensi terhadap nilai-nilai jurnalistik.

Redaksi : daftarhitamnews.id

Editor : Galang

Kategori Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

error: Konten dilindungi!!