Jumat, Agustus 29, 2025
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Penutupan RAKERNAS NASDEM Di Makassar dikejutkan Aksi KOBAR MALUKU: Bella’s Shofie Harus Turun dari DPRD BURU 

Makassar || DaftarHitamNews.Id —
Hari terakhir penutupan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Partai NasDem di Makassar berubah panas. Tepat di momen penutupan yang digelar pada 10 Agustus 2025, setelah berlangsung selama tiga hari sejak 8 Agustus, Koalisi Aktivis Bersatu (KOBAR) dari Maluku menggelar aksi tegas menuntut pemecatan Bella Shofie, anggota DPRD Kabupaten Buru dari Partai NasDem. Minggu,10 Agustus 2025.

Aksi KOBAR ini bukan sekadar teriakan kosong. Mereka menuntut lima langkah cepat dari jajaran pimpinan NasDem dan pemerintah:

1. Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh harus memecat Bella Shofie, sekaligus mencopot Ketua DPD dan Ketua Fraksi NasDem Buru yang diduga membiarkan pelanggaran terjadi.

2. DPW NasDem Maluku segera mengusulkan Pergantian Antar Waktu (PAW) sesuai aturan partai dan undang-undang.

3. Pimpinan DPRD Kabupaten Buru dan Badan Kehormatan DPRD memberikan sanksi tegas atas pelanggaran sumpah jabatan.

4. Menteri Dalam Negeri membatalkan SK pengangkatan Bella Shofie dan memerintahkan Gubernur Maluku melantik anggota PAW.

5. Menteri Keuangan RI memblokir gaji Bella Shofie karena dinilai tidak menjalankan kewajiban sebagai wakil rakyat.

 

Menurut KOBAR, Bella Shofie dinilai telah mengabaikan tugas legislatifnya sejak awal menjabat. Bukannya memperjuangkan aspirasi rakyat, ia justru lebih sering tampil di live streaming jualan kosmetik dan berkuda di hari kerja.

Aksi ini berlangsung di tengah sorot kamera media dan para kader NasDem yang baru saja menutup agenda internalnya. Bahkan, usai orasi, massa aksi sempat ditemui oleh beberapa orang yang diduga kader NasDem dari Maluku. Pertemuan itu berlangsung singkat dan menjadi perbincangan hangat di lokasi.

KOBAR menegaskan bahwa langkah ini adalah peringatan keras bagi Partai NasDem agar tidak main-main dengan integritas kadernya. “Kalau dibiarkan, ini bukan cuma merusak citra partai, tapi juga melecehkan amanah rakyat,” tegas salah satu orator aksi.

Penutupan Rakernas yang semula direncanakan menjadi momen perayaan internal partai, justru diwarnai suara lantang rakyat yang menuntut bersih-bersih kader.

Hingga berita ini dipublikasikan, DaftarHitamNews.id belum mendapatkan akses untuk melakukan klarifikasi terkait aksi serta tuntutan yang disampaikan Aktivis KOBAR.

Lp: Galang

Kategori Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

error: Konten dilindungi!!