Rabu, Maret 11, 2026

Dugaan Pencabulan Mahasiswi di Parepare Mengemuka, Polisi Dijadwalkan Gelar Perkara

Pare-Pare || Daftar Hitam News.Id — Kasus dugaan pencabulan terhadap seorang mahasiswi di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, kini menjadi perhatian publik. Pihak kepolisian dijadwalkan akan menggelar perkara guna menentukan langkah hukum lanjutan dalam penanganan kasus tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan peristiwa pencabulan tersebut terjadi pada November 2025. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian pada 23 Desember 2025.

Sejak laporan diterima, penyidik Polres Parepare melakukan serangkaian proses penyelidikan dengan memeriksa korban serta sejumlah pihak yang dianggap mengetahui peristiwa tersebut. Polisi juga meminta keterangan ahli, termasuk pemeriksaan psikologis terhadap korban untuk memperkuat proses penyelidikan.

Hasil pemeriksaan tersebut disebut akan menjadi salah satu bahan dalam gelar perkara yang dijadwalkan dalam waktu dekat. Gelar perkara dilakukan untuk menentukan apakah perkara tersebut dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan serta kemungkinan penetapan tersangka.

Di sisi lain, penanganan kasus ini turut mendapat sorotan dari sejumlah kalangan masyarakat sipil. Salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kota Parepare menilai proses penanganan perkara tersebut berjalan cukup lamban.

Perwakilan LSM tersebut juga mengungkapkan bahwa sempat ada upaya mediasi terhadap kasus tersebut. Namun menurut informasi yang diperoleh dari pihak LSM, korban disebut menolak penyelesaian melalui jalur mediasi dan memilih agar perkara tersebut tetap diproses melalui mekanisme hukum.

LSM tersebut juga menyebutkan bahwa terduga pelaku disebut-sebut memiliki kedekatan dengan seorang anggota DPRD Parepare serta diketahui bekerja di salah satu perusahaan pengembang yang dikenal sebagai Mario Group.

Menurut keterangan pihak LSM, kedekatan tersebut diduga berpotensi mempengaruhi proses penanganan perkara. Namun demikian, informasi tersebut merupakan pernyataan dari pihak LSM dan hingga kini belum dapat dipastikan kebenarannya secara independen.

Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang disebut dalam informasi tersebut, termasuk kepada anggota DPRD Parepare yang dimaksud serta pihak perusahaan pengembang yang disebutkan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak tersebut belum memberikan tanggapan atau klarifikasi resmi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada semua pihak yang disebut dalam pemberitaan ini apabila terdapat informasi yang perlu diluruskan atau disampaikan kepada publik.

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan proses penyelidikan masih terus berjalan. Hasil gelar perkara nantinya akan menentukan langkah hukum selanjutnya dalam penanganan kasus dugaan pencabulan tersebut.

Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat, terutama terkait pentingnya penanganan cepat dan transparan terhadap setiap laporan dugaan kekerasan seksual agar korban memperoleh keadilan serta kepastian hukum.
(***)

Redaksi :daftarhitamnews.id

Editor : Galang

Sumber Berita :LSM

Kategori Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

error: Konten dilindungi!!