Senin, Juli 15, 2024

Walikota Dumai Faisal segera copot kadis Dikbud Dumai yusmanindar terkait,”PPDB SMP Binsus telah kecewakan masyarakat”.

Dumai-Riau || Daftar Hitam News.Id — Akibat dampak dari program PPDB online di salah satu sekolah SMP Binsus, banyak wali murid siswa dan juga masyarakat kota Dumai  yang kecewa diduga tidak adanya ketransparanan pihak panitia PPDB dalam menampung murid baru tahun ajaran 2024 kali ini.

Dampak dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPDB keseluruhan pada sekolah TK, SD, SMP, SMA, dan SMK sebagian pelaksanaan PPDB online di kota Dumai muncul permasalahan baru dalam penerimaan siswa -siswi pada pelaksanaan PPDB seperti sebelumnya kian di keluhkan masyarakat Dumai.

Contoh nyata PPDB online pada tahun 2023,pada hal pedoman pelaksanaan Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 dan juga sesuai Nomor 47/M/2023 sebagai dasar pelaksanaan PPDB tahun 2024/2025. berikut informasinya.

Seharusnya Yusmanidar S.Sos,M.Si selaku Kadis pendidikan dan kebudayaan kota Dumai cukup melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada Kepala sekolah (Kepsek) tentang Penentuan Persentase Daya Tampung Setiap sekolah di Jalur PPDB online TK, SD ,dan SMP Binsus.

Terlihat jelas di Pelaksanaan PPDB yang dibagi menjadi empat jalur mulai dari Jalur Zonasi, jalur Afirmasi, jalur penerimaan pindah sekolah atas permintaan Orang Tua/Wali, dan terakhir jalur Prestasi. Ketentuan yang ada pada jalur zonasi SMP: paling sedikit (minimal) 50%; SMA: paling sedikit (minimal) 50%. Dalam menentukan besaran pada jalur zonasi, jalur Afirmasi, jalur prestasi dan jalur pindah sekolah setiap sekolah menyampaikan informasi berlanjut kepada pihak Wali murid siswa saat pendaftaran PPDB online di buka.

Namun Sementara itu sebagai walikota Dumai Faisal.Skm Mars sebagai kepala Pemerintah Daerah dapat mengatur lebih besar kuota daya tampung Siswa-Siswi baru sesuai hasil laporan Kadis pendidikan kota Dumai Yusmanidar tetapi kenyataannya berbeda dengan praktek di lapangan setiap sekolah di kota Dumai tidak memenuhi kebutuhan masyarakat Dumai sehingga banyak Wali murid yang kecewa akan hal PPDB online di lakukan tahun ini.

Team media saat menyambangi salah satu sekolah SMP Binsus(Binaan Khusus)Pada hari Rabu(03/06/24) pagi ini, menangapi hasil informasi dari keluhan masyarakat kota Dumai, panitia PPDB SMP Binsus tidak transparan ternyata benar adanya ucapan tersebut,

Kunjungan team media menemui (Kepsek)Kepala sekolah SMP Binsus Dumai.Husnal Hayati S.Pd., Tidak berada di kantor nya.

Ini jelas ketika hendak di konfirmasi seluruh panitia PPDB SMP Binsus di tanya keberadaan kepsek semua bungkam, di tanya nomor yang bisa di hubungi pun tetap tidak ada yang menjawab, guru-guru pada diam dan tidak menunjukkan sebagai tenaga pengajar yang seharusnya menjadi panutan bagi anak didik nya kelak.

diduga kepsek SMP Binsus menghindari team media untuk konfirmasi resmi di sekolah SMP Binsus Dumai berlokasi di jalan putri tujuh no.9 kota Dumai .

Selanjutnya Team berangkat menuju kantor Dinas pendidikan dan kebudayaan di jalan Tuanku Tambusai kompleks kantor Pemkot Dumai, Untuk melanjutkan konfirmasi ke kadisdikbud tetapi ibu Yusmanindar  tidak berada dikantor nya di Chat Melalui Via Whatsapp pun Ibu Kadis ini tidak membalas hanya di Read saja tanpa ada jawaban sama sekali.

Saat team media di berikan salah satu Nomor Heandphone oleh yang mengakui guru tetapi Nomor yang diberikan  tidak aktif, ibu guru dengan ciri khas bercadar hitam ini pada saat di tanya keberadaan kepala sekolah tidak memberikan jawaban/Bungkam, sehingga team yang menyambangi sekolah tersebut yang mana sekolah ini di nahkodai oleh ibu Husnul Hayati menaruh kecurigaan “Ada apa dengan sekolah ini???”..

Diduga kuat kadis pendidikan yusmanidar dan Kepsek SMP Binsus Dumai Husnal Hayati dugaan nya seperti kompak takut tercium aroma tak sedap terkait proses penerimaan Murid melalui Program PPDB online tahun ajaran baru 2024.

dan parahnya lagi salah satu guru sempat bungkam tak ada yang berani menyebutkan keberadaan kepsek SMP Binsus Husnal Hayati,ketika di tanya oknum guru hanya memberi kan satu no headphone milik KTU yang bernama Noli tapi sayang pada saat di hubungi Nomor tersebut idak Aktif .

Di duga pihak panitia PPDB online SMP Binsus beserta kepsek Husnal Hayati menghindar dan dugaan nya bermain mata tentang kuota penerimaan murid baru tahun ajaran 2024 membuat Masyarakat Dumai mengeluh akan hal program PPDB online mengecewakan Seluruh Warga Dumai Banyak yang kecewa berat menuai Pro-kontra.

Padahal syarat pendaftaran PPDB online di SMP Binsus Wali Murid sudah mengikuti sesuai prosedur Sehingga seluruh Wali murid merasa kecewa berat pihak di tambah pihak sekolah tak ada yang memberikan keterangan pada saat team media menyambangi sekolah itu, entah apa penyebabnya tampaknya diduga menghindari konfirmasi berlanjut terkait daya tampung kuota penerimaan murid baru melalui proses daftar prosedur PPDB tahun 2024 secara online dengan 3 tahapan jalur PPDB SMP via online.

(1).Jalur prestasi,(2) jalur Zonasi, (3) jalur Apirmasi dan penerimaan jalur pindah siswa.

sehingga dalam tahapan yang di tempuh pihak aturan PPDB online SMP Binsus sangat menyulitkan masyarakat kota Dumai, tidak mendapatkan jawaban pasti informasi rata-rata nilai SKHL yang di terima Sekolah itu dan kuota penerimaan murid baru sebenarnya.

Narasumber masyarakat setempat yang mendaftar jalur zonasi tidak lewat Anak nya sempat mengeluh dan kecewa,”,syarat Sudah terpenuhi namun masih ada kekecewaan sebagai wali murid yang belum dapat menemui pihak panitia PPDB pasca mendaftar murid baru tahun ajaran 2024″, ini penyebab selama di jabatan kadis yusmanidar dan kepsek Binsus Husnal Hayati.

Semakin tidak transparan

yang kian marak menjadi perbincangan hangat di kalangan wali murid sebagai bentuk kecewa nya sebagai masyarakat Dumai yang ingin sekali anaknya bisa masuk di terima ke sekolah SMP Binsus tersebut,

Begitu juga ungkapan salah seorang ibu wali murid yang gagal di PPDB online SMP Binsus,Boru Silitonga yang kecewa sempat terekam kamera video team media”,di konfirmasi mengatakan kami selaku orang tua di buat kesulitan Terkait pendaftaran PPDB online ini,sangat menyulitkan kami”,tak guna kalau nantinya ada yang bermain di Balik layar menerima murid”,.kita akan pantau terus sekolah Binsus ini,mana tau ada kecurangan.”Ucapnya.

Hal senada di sampaikan pegawai Dinas pendidikan.mengatakan”,kadis pendidikan tidak ada, tak tau keberadaan nya. menurut pegawai nya..”,aneh sekali.”sikap Kadis pendidikan tersebut.

Menuai kritikan pedas, Masyarakat berharap kepada walikota Dumai Faisal.Skm Mars untuk segera mencopot jabatan Yusmanindar sebagai kadis pendidikan sebab tiap tahun berulah alias Sok karena jabatan nya,tak ada mau menjawab pertanyaan via telpon atau chat Wassupp dari masyarakat yang memohon untuk trasparan dalam penerimaan murid baru,lebih baik di media kan saja agar walikota Dumai Faisal faham mekanisme kecewa nya masyarakat dalam hal ini,pungkas sumber seorang bapak yang kecewa berat anak nya tak masuk sekolah terhadap program PPDB online ini dan juga dirinya tak mau nama nya di publish.

Hingga berita ini dirilis sesuai konfirmasi atas keluhan dari berbagai narasumber masyarakat kota Dumai ternyata PPDB online SMP dan SMA sangat menyulitkan masuknya murid baru mendaftar untuk proses belajar ke sekolah yang mereka inginkan,masyarakat inginkan di kota Dumai Madani sesuai Omongan walikota.

Berulang kali,bahkan masyarakat meminta kepada walikota Dumai Faisal. Skm Mars atas nama masyarakatnya Dumai Meminta agar Mengevaluasi kadisdik kota Dumai Yusmanindar Serta Kepala sekolah Binsus Husnul yang tidak melayani masyarakat setempat perihal keutamaan pendidikan sejak dini demi generasi muda penerus bangsa Indonesia agar pintar.

 

*Liputan Team media/DNst*.

Kategori Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments