Gowa || Daftar Hitam News.Id — Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kabupaten Gowa pada Senin berlangsung dinamis dengan membahas tiga agenda penting yang menjadi perhatian publik. Senin,11 Mei 2026.
Tiga poin pembahasan dalam RDP tersebut meliputi persoalan pemutusan beasiswa terhadap salah satu warga Gowa yang tengah menempuh pendidikan di perguruan tinggi, pengadaan seragam sekolah di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, serta isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Bupati Gowa Husniah Talenrang.
RDP dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa selaku pimpinan sidang dan sejak awal forum dinyatakan terbuka untuk umum. Sejumlah awak media dari berbagai platform hadir melakukan peliputan jalannya rapat.
Situasi forum mulai memanas saat pembahasan memasuki poin ketiga terkait isu dugaan perselingkuhan yang tengah berkembang di tengah masyarakat. Dalam forum tersebut, salah satu saksi meminta agar seluruh pihak yang dianggap tidak berkepentingan, termasuk media, meninggalkan ruang sidang sebelum pembahasan dilanjutkan.
Permintaan tersebut sempat mendapat penolakan dari sejumlah awak media. Para jurnalis menilai forum yang sejak awal dibuka untuk umum seharusnya tetap dapat diliput, dengan mengacu pada prinsip keterbukaan informasi publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
Ketegangan antara awak media dan sejumlah anggota dewan pun sempat terjadi di dalam ruang rapat. Namun situasi tetap dapat dikendalikan tanpa adanya insiden yang berujung kericuhan.
Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman yang turut hadir dalam forum kemudian mengambil langkah pendekatan persuasif. Dengan pendekatan humanis dan Presisi, Kapolres memberikan penjelasan serta edukasi kepada awak media terkait situasi forum dan permintaan saksi dalam agenda pembahasan tersebut.
Melalui komunikasi yang berlangsung kondusif, para jurnalis akhirnya memilih menghormati jalannya forum dan meninggalkan ruang sidang secara tertib.
Sikap tersebut dinilai mencerminkan profesionalisme insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik, sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif di tengah dinamika forum yang berlangsung.
Meski demikian, keputusan menutup pembahasan pada poin tertentu tetap menjadi perhatian sejumlah pihak, terutama terkait batas antara kepentingan publik, hak peliputan pers, dan materi yang dianggap sensitif dalam forum resmi DPRD.
Hingga berita ini dipublikasikan, RDP DPRD Kabupaten Gowa masih berlangsung.
Redaksi :daftarhitamnews.id
Editor : Galang
