Jumat, September 4, 2026

GERBONG MUTASI POLDA SULSEL BERGERAK, Lima Kapolres Berganti

Makassar || Daftar Hitam News.Id — Gerbong mutasi di tubuh Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) kembali bergerak. Sejumlah posisi strategis mengalami pergantian sebagai bagian dari dinamika penugasan dan penyegaran organisasi Polri.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877-1879/II/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026, yang mencantumkan sejumlah perubahan jabatan di wilayah hukum Polda Sulsel.

Dua jabatan Kapolres yang menjadi perhatian dalam rotasi kali ini yakni Kapolres Pelabuhan Makassar dan Kapolres Barru. Selain itu, pergantian juga menyentuh jabatan Kapolres Tana Toraja, Kapolres Luwu Utara, serta Kapolres Luwu Timur.

Untuk posisi Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Rise Sandiyantanti dimutasi dan mendapat penugasan baru sebagai Irbid Itwasda Polda Jawa Timur.

Posisi yang ditinggalkan selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Kaisar Reman Sambo, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbdit Audit Ditpamobvit Polda Bali.

Pergantian tersebut menempatkan Kaisar sebagai pejabat baru yang akan memimpin jajaran Polres Pelabuhan Makassar

Rotasi serupa terjadi di Polres Barru. AKBP Ananda Fauzi Harahap mendapat penugasan baru sebagai Wadirintelkam Polda Sulsel.

Jabatan Kapolres Barru kemudian dipercayakan kepada AKBP Suryo Wibowo, yang sebelumnya menjabat Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda DIY.
Dengan pergantian tersebut, dua wilayah strategis di Sulsel kini memiliki pejabat baru pada pucuk kepemimpinan kepolisian.

Mutasi juga menyentuh sejumlah wilayah lain.
Di Tana Toraja, AKBP Budi Hermawan dimutasi menjadi Kasubbag Bagwassidik Rokorwas PPNS Bareskrim Polri. Posisinya sebagai Kapolres Tana Toraja selanjutnya diisi AKBP Arwansa, yang sebelumnya menjabat Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Jawa Barat.

Sementara di Luwu Utara, AKBP Nugraha Pamungkas mendapat tugas baru sebagai Wadirpolairud Polda Sulsel. Posisi Kapolres Luwu Utara kemudian diisi AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi, yang sebelumnya menjabat Kapolres Luwu Timur.

Rangkaian mutasi ini sekaligus membuat posisi Kapolres Luwu Timur turut mengalami perubahan.

Mutasi di lingkungan Polri merupakan bagian dari mekanisme organisasi, termasuk untuk penyegaran, pengembangan karier, dan kebutuhan penugasan.

Namun bagi masyarakat, pergantian pucuk pimpinan kepolisian tetap memiliki arti penting. Kapolres merupakan figur yang berhadapan langsung dengan berbagai persoalan keamanan, pelayanan publik, penegakan hukum hingga pemeliharaan ketertiban di wilayah masing-masing.

Karena itu, publik tentu berharap para pejabat baru tidak hanya hadir sebagai pergantian nama di struktur organisasi, tetapi mampu membawa semangat baru dalam pelayanan dan penegakan hukum.

Redaksi:daftarhitamnews.Id

Editor: Galang

Kategori Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

error: Konten dilindungi!!