Gowa || Daftar Hitam News.Id — Upaya pencegahan penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat. Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa menggandeng Puskesmas Pattallassang melaksanakan pemeriksaan Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) bagi warga binaan, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Klinik Syekh Yusuf tersebut menjadi bagian dari pelayanan kesehatan preventif sekaligus langkah deteksi dini terhadap HIV dan Sifilis di lingkungan Lapas.
Sebelum pemeriksaan dilakukan, warga binaan terlebih dahulu mendapatkan penjelasan mengenai tahapan pelaksanaan Mobile VCT. Setelah itu, mereka menjalani proses pendaftaran dan pemeriksaan secara bergiliran.
Petugas kesehatan Puskesmas Pattallassang kemudian mengambil sampel darah untuk pemeriksaan HIV dan Sifilis menggunakan metode rapid test. Hasil pemeriksaan dibaca oleh tenaga kesehatan dan menjadi bagian dari tindak lanjut pelayanan kesehatan di Klinik Syekh Yusuf.
Pelaksanaan kegiatan tersebut dipantau langsung Kasubsi Bimkemaswat Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Akbar Ibnu Utomo, S.H., M.H. Seluruh proses berlangsung tertib dengan tetap memperhatikan prosedur pelayanan kesehatan bagi warga binaan.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Moh. Ilham Agung Setyawan, menegaskan bahwa pemeriksaan berkala tidak boleh dipandang sekadar sebagai kegiatan administratif, tetapi merupakan bagian penting dari upaya memastikan kesehatan warga binaan tetap terjaga.
“Melalui kegiatan Mobile VCT ini, kita berharap dapat meningkatkan deteksi dini dan pencegahan HIV maupun Sifilis di lingkungan Lapas. Jika terdapat indikasi tertentu, tentunya dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur pelayanan kesehatan,” ujar Ilham.
Menurutnya, pelayanan kesehatan memiliki posisi penting dalam proses pembinaan. Karena itu, kolaborasi dengan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas Pattallassang perlu terus diperkuat, khususnya dalam program promotif dan preventif.
Langkah tersebut juga menjadi penting mengingat lingkungan pemasyarakatan membutuhkan sistem deteksi kesehatan yang terukur dan berkelanjutan. Pemeriksaan secara berkala memungkinkan adanya tindak lanjut lebih cepat apabila ditemukan indikasi yang memerlukan penanganan medis.
Bagi Daftar Hitam News.ID, langkah Mobile VCT ini patut dilihat bukan hanya sebagai rutinitas pemeriksaan kesehatan, tetapi sebagai bagian dari tanggung jawab negara dalam memastikan hak dasar warga binaan tetap terpenuhi selama menjalani masa pembinaan.
Penguatan layanan kesehatan, deteksi dini, serta kerja sama antara Lapas dan fasilitas kesehatan menjadi fondasi penting untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Redaksi : daftarhitamnews.Id
Editor : Galang























