Jumat, Mei 24, 2024

MONEV DAN SOSIALISASI DIKLAT BELA NEGARA DI MAKODIM 1408/MKS

spot_img
spot_img

Makassar || Daftar Hitam News. Id — Kodim 1408/Mks melaksanakan kegiatan Monitoring Evaluasi (Monev) dan Sosialisasi Diklat Bela Negara yang di selenggarakan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia. Bertempat di Aula Jenderal Sudirman, Jalan Lanto Dg Pasewang No. 14, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Kamis (16/11/2023).

Kegiatan ini bertujuan untuk membina kesadaran bela negara dalam membangun setiap warga negara guna memiliki kesadaran cinta tanah air dan semangat nasionalisme serta rela berkorban untuk bangsa dan negara. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari Kesbangpol, Banteng Komando, Toko Pemuda, Santri dan Mahasiswa serta komponen masyarakat lainnya di wilayah Kodim 1408/Mks.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 1408/Mks diwakili oleh Kasdim 1408/Mks (Letkol Inf Kadir Tandiesak, S.Ag, M.M.M.I.Pol) dalam sambutannya mengucapkan, selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh Kementerian Pertahanan RI kepada Kodim 1408/Mks sebagai tempat pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi serta sosialisasi diklat bela negara.

” Selanjutnya tidak lupa saya berikan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi untuk mengikuti kegiatan ini, disertai harapan mudah-mudahan dengan dilaksanakannya kegiatan ini dapat meningkatkan komunikasi, silaturahmi yang erat dan bersinergi dalam mengabdi kepada bangsa dan negara yang sama-sama kita cintai.” Pungkasnya.

Kemudian, Kapusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan Brigjen TNI Ketut GWP pada sambutannya menyampaikan, bahwaProgram Bela Negara adalah agenda Nasional, di mana merupakan hak dan kewajiban setiap warga Negara Indonesia sebagai mana diatur dalam UUD 1945 pasal 27 ayat 3 “Setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara.

” Selanjutnya pada UU NO 23/2019,Pasal 5 (1).” Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN) untuk pertahanan Negara di laksanakan melalui usaha Bela Negara.” Selain itu, sistem pertahanan negara Indonesia adalah Sistem pertahanan keamanan rakyat semesta yang artinya adalah pertahanan negara Indonesia bersifat semesta. Yaitu, melibatkan seluruh rakyat dan semua sumber daya nasional, sarana dan prasarana nasional, dan segenap wilayah negara sebagai satu kesatuan pertahanan.” Katanya.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Diklat bela negara yang disampaikan langsung oleh Kabag Kodiklat Set Badiklat Kemhan Kolonel Sus Dendi Tuidanterse,S.H,M.H,M.S.i dan dihadiri Kolonel Czi Widyo Hartanto, Letkol Caj Andri Pabandyadik.

Lp ; Galang

spot_img
Kategori Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments