Minggu, Mei 31, 2026

Sengketa Tanah Berujung Berdarah, Pria di Gowa Jadi Korban Pengeroyokan dan Pembusuran

Gowa || Daftar Hitam News.Id — Seorang pria bernama Andi Yusrizal (51) menjadi korban pengeroyokan disertai pembusuran di Jalan Paraikatte, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (28/5/2026) itu sempat terekam video dan viral di media sosial.

Korban mengalami luka serius setelah anak panah menancap di bagian dada sebelah kiri. Dalam rekaman yang beredar, Andi Yusrizal terlihat tergeletak di lokasi kejadian usai diduga dikeroyok oleh sejumlah orang.

Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Muhammadiyah Gowa untuk mendapatkan penanganan medis.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden tersebut diduga berkaitan dengan persoalan sengketa lahan. Sebelum kejadian, korban diketahui mendatangi area tanah yang tengah menjadi objek perselisihan.

Menindaklanjuti laporan dari pihak keluarga korban, Tim Jatanras Satreskrim Polres Gowa melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Kanit Jatanras Satreskrim Polres Gowa, Ipda Aditya Pamungkas, mengungkapkan bahwa salah satu dari empat terduga pelaku diduga merupakan orang yang melepaskan anak panah ke arah korban.

“Empat terduga pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengetahui peran masing-masing,” ujarnya.

Polisi menduga insiden itu dipicu kesalahpahaman terkait keberadaan korban di lokasi tanah sengketa yang sebelumnya telah dipasangi papan informasi oleh pihak tertentu.

Saat ini, penyidik masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang turut terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Sementara itu, kondisi korban masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Muhammadiyah Gowa akibat luka yang dideritanya. Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Gowa untuk proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat berwenang.

Redaksi :daftarhitamnews.id

Editor : Galang

Sumber Berita: Satreskrim Polres Gowa

Kategori Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

error: Konten dilindungi!!