Gowa || Daftar Hitam News.Id — Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Gowa, Taufik Surullah, menyempatkan diri melayat ke rumah duka atas berpulangnya ke rahmatullah almarhumah Daeng Coa, yang merupakan saudara kandung dari Ketua RW Malalang-Romang, Subhan Dg. Sutte. Rabu,19/8/2026.
Kehadiran Taufik Surullah di rumah duka menjadi bentuk kepedulian dan penghormatan kepada keluarga yang tengah berduka. Di tengah kesibukannya sebagai salah satu unsur pimpinan DPRD Kabupaten Gowa, ia menyempatkan waktu untuk hadir dan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhumah.
Taufik menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya almarhumah Daeng Coa. Ia juga mendoakan agar seluruh amal kebaikan almarhumah diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran.
“Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, seluruh amal ibadah dan kebaikannya diterima, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,” ungkap Taufik.
Namun, usai menyampaikan belasungkawa, Taufik Surullah tidak langsung meninggalkan rumah duka. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut memilih tetap berada di lokasi dan duduk bersama keluarga serta para pelayat.
Dalam suasana sederhana dan penuh keakraban, Taufik bercengkerama dengan masyarakat yang hadir. Percakapan berlangsung santai tanpa suasana formal, namun di sela-sela perbincangan tersebut, sejumlah warga menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi di lingkungan sekitar.
Momen tersebut dimanfaatkan Taufik untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.
Sebagai wakil rakyat, Taufik menilai komunikasi langsung dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjalankan fungsi representasi. Menurutnya, seorang anggota DPRD tidak cukup hanya mengetahui persoalan masyarakat melalui laporan atau forum resmi, tetapi juga harus turun dan mendengarkan langsung apa yang dirasakan warga.
“Sebagai wakil rakyat, kita harus mau mendengar. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat harus kita ketahui dan perjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” ujarnya.
Menurut Taufik, masyarakat merupakan sumber utama informasi dalam menjalankan tugas sebagai legislator. Karena itu, ruang-ruang silaturahmi seperti di rumah duka juga dapat menjadi kesempatan untuk menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Ia menegaskan akan terus berupaya menjadi penyambung aspirasi masyarakat di lembaga DPRD Kabupaten Gowa.
“Kalau masyarakat menyampaikan aspirasi, tugas kita mendengar dan melihat bagaimana aspirasi itu bisa diperjuangkan melalui lembaga DPRD,” katanya.
Kehadiran Taufik di rumah duka pun tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi ruang silaturahmi antara wakil rakyat dengan masyarakat yang diwakilinya.
Suasana keakraban tampak ketika Taufik duduk bersama warga, mendengarkan percakapan dan berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat.
Bagi Taufik, menjadi wakil rakyat bukan hanya tentang berada di ruang rapat DPRD, tetapi juga tentang hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan, memahami kebutuhan dan kemudian menyampaikan serta memperjuangkan aspirasi tersebut melalui jalur kelembagaan.
Sikap tersebut menjadi gambaran sisi humanis seorang anggota legislatif yang memilih untuk tidak sekadar hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat.
Sebab, bagi seorang wakil rakyat, aspirasi tidak selalu lahir dalam forum resmi. Terkadang, aspirasi justru muncul dari percakapan sederhana ketika seorang wakil rakyat memilih untuk duduk bersama, mendengar dan memahami apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Semoga almarhumah Daeng Coa mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, seluruh amal kebaikannya diterima Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran dan ketabahan. Aamiin.
Redaksi : daftarhitamnews.Id
Editor : Galang























