Gowa || Daftar Hitam News.Id – Menjelang keberangkatannya mengemban amanah baru sebagai Kapolres Majalengka pada Kamis, 9 Juli 2026, AKBP H. Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.I.K., memperoleh penghormatan yang penuh makna dari berbagai elemen mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Gowa.
Rabu malam (8/7/2026), suasana Rumah Jabatan Kapolres Gowa mendadak berubah menjadi penuh kehangatan. Puluhan aktivis dari berbagai organisasi datang secara spontan untuk menggelar acara perpisahan sederhana sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan AKBP Muhammad Aldy Sulaiman selama bertugas di Kabupaten Gowa.
Kehadiran mereka disambut dengan suasana kekeluargaan. Acara semakin khidmat ketika para aktivis menampilkan tarian khas Makassar, Pepek di Makka, sebagai simbol penghormatan dan penghargaan kepada seorang pemimpin yang dinilai dekat dengan seluruh lapisan masyarakat.
Organisasi yang hadir di antaranya Gerak Misi, HMI Cabang Gowa Raya (Cagorra), unsur Cipayung, mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), serta sejumlah organisasi daerah dan aktivis lintas kampus di Kabupaten Gowa.
Forum silaturahmi yang berlangsung secara spontan tersebut dibuka oleh Kasat Intelkam Polres Gowa Akp.Syahrial. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para mahasiswa dan aktivis yang telah meluangkan waktu memberikan penghormatan kepada Kapolres sebelum meninggalkan Kabupaten Gowa.
Dalam kesempatan itu, Ketua HMI Cabang Gowa Raya (Cagorra) menyampaikan apresiasi atas gaya kepemimpinan AKBP Muhammad Aldy Sulaiman yang dinilai terbuka dan mengedepankan dialog dengan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, selama memimpin Polres Gowa, Kapolres tidak pernah membedakan latar belakang organisasi maupun warna gerakan mahasiswa. Seluruh kelompok diberikan ruang yang sama untuk berdiskusi, menyampaikan kritik, maupun membangun komunikasi demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Gowa.
“Beliau adalah sosok pemimpin yang selalu membuka ruang komunikasi. Tidak pernah melihat dari organisasi mana kami berasal. Semua diterima dengan baik dan diperlakukan sama. Itu yang membuat kami datang malam ini untuk memberikan penghormatan,” ungkap perwakilan HMI Cagorra.
Senada dengan itu, sejumlah perwakilan mahasiswa dan aktivis lainnya menyampaikan bahwa kepemimpinan AKBP Muhammad Aldy Sulaiman telah meninggalkan kesan positif di tengah masyarakat. Mereka menilai hubungan antara kepolisian dan mahasiswa selama masa kepemimpinannya berjalan lebih komunikatif, humanis, dan mengedepankan pendekatan persuasif.
Suasana haru pun tak dapat disembunyikan. Di hadapan para mahasiswa dan aktivis, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan penghormatan yang diberikan.
Ia mengaku tidak menyangka akan mendapatkan pelepasan yang begitu hangat dari berbagai organisasi yang selama ini menjadi mitra kritis kepolisian.
“Saya mengucapkan terima kasih atas doa, dukungan, dan kebersamaan selama saya bertugas di Kabupaten Gowa. Kritik, masukan, dan komunikasi yang selama ini terjalin menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan kepolisian yang lebih baik. Semoga silaturahmi ini tetap terjaga meski saya bertugas di tempat yang baru,” ujarnya.
Malam perpisahan itu menjadi gambaran bahwa hubungan antara aparat kepolisian dan elemen mahasiswa di Kabupaten Gowa tidak hanya terbangun dalam dinamika penyampaian aspirasi, tetapi juga dalam ikatan saling menghormati.
Keberangkatan AKBP H. Muhammad Aldy Sulaiman menuju jabatan baru sebagai Kapolres Majalengka menandai berakhirnya satu babak kepemimpinan di Polres Gowa. Namun, kesan yang ditinggalkannya melalui pendekatan humanis, komunikasi yang terbuka, dan kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat diyakini akan terus dikenang sebagai bagian dari perjalanan pengabdiannya di Kabupaten Gowa.
Redaksi :daftarhitamnews.Id
Editor : Galang
